“Mereka” Lebarannya Tidak Jelas Kapan?

Standar

Kapan Lebarannya? (Koleksi Pribadi)

Pelajaran bahasa Indonesia sudah diajarkan secara formal dari masuk taman kanak-kanak sampai Sekolah Menengah Atas. Kenyataannya hal tersebut tidak membuat kita, orang Indonesia menjadi mahir berbahasa Indonesia dengan baik dan benar.

Lihat saja contoh spanduk yang digantung sebagai pengumuman untuk memberitahukan kepada khalayak ramai khususnya pelanggan rumah makan Pondok Cabe di jalan C. Simanjuntak, Yogyakarta, kapan mereka libur lebaran, tutup dan buka kembali rumah makan tersebut.

Kalau dibaca secara keseluruhan, akan membingungkan, tapi biasanya calon pengunjung akan membaca kalimat kedua saja sudah cukup, artinya kalau mau makan disana tanggal 1 September 2011 sudah buka kembali.

Coba kita baca pengumuman itu secara keseluruhan dan mencoba mengerti (tapi tidak bisa),

Lebaran Tetap Buka, artinya lebaran versi Muhammadiyah tanggal 30 Agustus 2011 dan Pemerintah bersama NU tanggal 31 Agustus 2011, rumah makan tersebut tetap buka. Kenyataannya saat gambar di atas diambil (difoto) tanggal 31 Agustus 2011, rumah makan tersebut tutup total dengan pagar ditutup digantungi oleh spanduk tersebut.

Tutup 2 Hari Saja, rupanya mereka tutup pada saat lebaran 30 dan 31 Agustus 2011. Jadi kalimat Lebaran Tetap Buka adalah berita bohong semata. Rupanya suasana Idul Fitri belum habis, sudah memberikan pengumuman tidak benar.

Buka Kembali Kamis, 1 September 2011, ini berita yang paling penting!

Jangan-jangan “mereka” lebaran tanggal 29 Agustus 2011.

versi lain di Kompasiana tanggal 1 September 2011

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s