The Amazing Race, Naik Sepeda Onthel, Menanam Padi, Kejar Domba dan Borobudur

Standar

peserta dengan sepeda onthel dari keraton menuju benteng vredeburg

Setelah episode kedua The Amazing Race minggu lalu, peserta melanjutkan permainan dengan naik sepeda onthel dari Keraton menuju benteng Vredeburg. Setiap tim naik sepeda untuk bergabung dengan komunitas Colonial Bycicle Guards dan berpakaian seperti pada jaman itu lengkap kemeja, celana pendek coklat dengan topi bersama-sama mengitari jalan dari Keraton dan berhenti di benteng Vredeburg untuk menerima petunjuk berikut yaitu pergi ke rumah makan Lesehan di Kulon Progo dengan taxi. salah satu peserta mengalami masalah ketika pedal sepeda lepas dan membutuhkan waktu untuk dibetulkan.

Sesampainya di rumah makan Lesehan peserta mendapat petunjuk berupa Detour (pilih salah satu dari dua tugas) yaitu menanam padi atau mengumpulkan rumput.

marcus dengan sekarung rumput dan mengendong domba

Peserta yang memilih mengumpulkan rumput menyusuri pematang sawah dan ini bukanlah pekerjaan yang mudah karena banyak peserta yang tergelincir terutama peserta wanita. Tugasnya adalah mengisi penuh 2 karung dengan rumput dan membawa 2 domba ke petani yang menunggu peserta di kandang. Apabila karung tidak diisi dengan penuh, mereka disuruh kembali lagi, setelah itu mereka diminta mengisi tempat air dengan menimba di sumur sebanyak 4 ember, barulah mereka menerima petunjuk berikut. Perjalanan dari ambil rumput dan domba menuju ke kandang bukanlah pekerjaan ringan karena domba-domba tersebut kadang susah untuk diajak jalan, sehingga mereka terpaksa ditarik atau digendong.

Peserta yang memilih menanam padi, mereka diminta untuk membawa makan siang untuk para petani dan selama istirahat makan peserta menggantikan para petani untuk menanam padi sebanyak 300 tanaman. Dua team wanita memilih menanam padi karena dirasa lebih mudah, walaupun mereka harus kena lumpur. Salah satu tim yang terakhir sampai di rumah makan karena taxi mereka tersesat berganti tugas dari mengumpulkan rumput yang ditolak karena kurang penuh berganti ke menanam padi.

Sesudah itu para peserta menerima petunjuk berikut untuk ke Candi Borobudur di Magelang dengan menggunakan taxi lagi. Sesampainya di Borobudur mereka diminta untuk masuk ke bagian International dan memakai kain batik yang dililitkan di pinggang dan naik ke candi untuk mendapatkan petunjuk berupa Roadblocks (salah satu peserta yang menjalankan tugas) untuk menghitung berapa banyak patung Sang Buddha berdasarkan 4 posisi tangan Sang Buddha.

Tim Andy-Tommy bekerja sama tim Laurence-Zac dalam menghitung patung Sang Buddha, ketika mereka sudah tahu jumlahnya ternyata mereka lupa masing-masing jumlahnya berdasarkan posisi tangan Sang  Buddha sehingga mereka mengulangi lagi menghitung.

Bagaimana dengan tim yang lain? Rupanya setiap ada petunjuk haruslah dibaca dengan baik-baik dan dimengerti dengan benar, karena pikiran para peserta adalah cepat, cepat dan cepat, beberapa tim mengalami salah pengertian dalam membaca petunjuk. Mereka menghitung patung Sang Buddha yang dipahat di sekeliling candi, tentu saja jumlahnya ratusan bahkan katanya sampai sekitar 400 an! Setelah berkali-kali secara bergantian mereka salah menyebutkan jumlah patung Sang Buddha, akhirnya mereka membaca kembali baik-baik apa yang diminta dan akhirnya mereka berhasil.

Setelah peserta berhasil memberikan jawaban berapa jumlah patung sang Buddha berdasarkan 4 posisi tangan, tujuan terakhir adal Pit Stop, tapi sebelumnya rata-rata peserta kembali keluar untuk membayar taxi dan ada yang mengambil ransel yang ditinggal di taxi. Tim yang terakhir sampai di Borobudur adalah tim Amani dan Marcus, mereka sempat diberitahu oleh tim Andy dan Tommy, tapi karena mereka sudah sangat kecapaian dari tugas sebelumnya (mengerjakan dua tugas, gagal mengumpulkan rumput lalu diganti dengan menanam padi) malah tidak ingat sama sekali, jadi Marcus menghitung lagi dan berhasil.

Pit Stop masih didalam lingkungan candi Borobudur, tim pertama seharusnya Laurence-Zac tapi karena mereka melakukan kesalahan dengan membawa 4 ember sekaligus ke sumur dimana harusnya 2 ember, mereka mendapat penalti waktu selama 15 menit dan menjadi tim kedua, sedangkan tim Andy-Tommy menjadi tim pertama sampai di Pit Stop.

Tim yang dieliminasi adalah tim Kaylani dan Lisa, karena mereka kelamaan mencari supir taxinya ketika mau membayar biaya perjalanan dari benteng Vredeburg-Kulon Progo-Magelang.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s