Belajar Naik Sepeda di Usia Dewasa

Standar

4c9d49737d086.preview-300.jpg

Pepatah mengatakan tidak ada kata terlambat untuk belajar, tidak perlu malu pada umur untuk belajar sesuatu. Di Amerika, Australia, Selandia Baru, Inggris banyak terdapat sekolah atau tempat untuk belajar sepeda khusus usia dewasa. Banyak orang dewasa antara umur 25 – 60 tahun yang baru pertama kali belajar sepeda mengikuti kursus tersebut.

Ada beberapa persiapan untuk belajar naik sepeda yaitu:

  1. Sepeda yang sesuai dengan tinggi badan calon goweser, pastikan tempat duduk sepeda bisa ditinggikan atau direndahkan.
  2. Gunakan celana sepeda yang mempunyai bantalan busa di bagian pantat dan selangkangan.
  3. Sarung tangan, helm sepeda, dan sepatu kets
  4. Cari lokasi untuk belajar sepeda  yang tentunya tidak dilalui sepeda motor dan mobil apabila dilakukan di sekitar rumah tinggal, atau bisa juga di lapangan tanah, pasir, dll.

Belajar naik sepeda pada awalnya adalah belajar keseimbangan, mengayuh pedal sepeda dan menggunakan rem sepeda pada waktu yang tepat.

Langkah pertama, belajar keseimbangan. Pastikan ketika duduk di sepeda kedua kaki bisa menapak rata di kiri kanan sepeda. Carilah lokasi jalur yang akan dilalui sepeda sedikit menurun, karena tidak perlu sering-sering mengayunkan kaki untuk meluncurkan sepeda.

Stang sepeda lurus, perhatikan roda depan lurus dan doronglah sepeda dengan bantuan kedua kaki sehingga sepeda meluncur dan angkat kaki setelah sepeda meluncur. Usahakanlah untuk menyeimbangkan badan dan posisi sepeda, pandangan mata ke depan bukan ke bawah. Apabila pedal terasa mengganggu sebaiknya dilepas dua-duanya.

Bila dirasa akan jatuh ke kanan belokan stang ke kanan dan kembali luruskan untuk menyeimbangkan kembali, begitu juga sebaliknya. Jangan lupa untuk menggunakan rem apabila dirasa sepeda meluncur terlalu cepat. Ketika menarik rem tariklah pelan-pelan atau sedikit-sedikit sehingga sepeda tidak langsung berhenti mendadak.

Apabila sudah bisa meluncurkan sepeda tanpa mengayuh pedal (kaki diangkat atau pedal sepeda dilepas) tanpa jatuh sepanjang kira-kira 100 meter, lanjutkan untuk belajar mengayuh pedal sepeda.

Langkah kedua, belajar mengayuh pedal sepeda. Pedal sepeda dipasang kembali, cobalah meluncur dengan meletakan kedua kaki pada pedal sepeda. Apabila bisa meluncur tanpa jatuh, cobalah untuk pelan-pelan mengayuh pedalnya. Pada saat ini posisi tempat duduk dinaikan sampai pada posisi ujung sepatu bisa menyentuh tanah atau lebih tinggi disesuaikan dengan kenyamanan kaki ketika mengayuh sepeda.

Biasanya pada pada saat kaki mulai mengayuh keseimbangan badan bisa terganggu. Di saat kaki kanan mengayuh serasa mau jatuh ke kanan, usahakan stang dibelokan ke kanan dan kembali lurus begitu sebaliknya.

Posisi tangan pada stang usahakan santai, jangan tegang. Bila stang dipegang erat-erat artinya posisi tangan dalam keadaan tegang, dan akan susah mengendalikan stang.

Jangan pernah lupa dan biasakan untuk selalu menggunakan rem (bukan dengan kaki) apabila sepeda meluncur terlalu cepat atau dirasa mau jatuh atau merasa bahaya. Setelah merem sepeda kaki kanan atau kiri segera turun dari pedal untuk menyangga sepeda.

Langkah ketiga, belajar tetap di jalurnya pada saat mengayuh sepeda. Setelah bisa keseimbangan dan mengayuh sepeda, langkah berikut adalah mengayuh sepeda tetap pada jalurnya atau lurus tidak belok kiri kanan.

Mintalah bantuan teman untuk bersepeda bersama di samping kanan, untuk membantu menjaga posisi sepeda tetap di jalurnya pada saat meluncur dan mengayuh. Apabila sudah lurus dan stabil tidak belok kanan dan kiri selama mengayuh sepeda, artinya sudah bisa mencoba di jalan raya.

Biasanya langkah pertama dan kedua bisa segera dilakukan tergantung dari masing-masing orang. Ada yang berani tidak takut jatuh, tapi ada juga yang sedikit takut atau sedikit panik.

Mengingat usia dewasa bukan anak-anak atau remaja belasan tahun, belajar sepeda tidak bisa setiap hari. Biasanya setelah hari pertama belajar, tangan dan kaki agak kaku atau pegal (maklum sudah ada umur atau jarang olah raga). Tunggulah beberapa hari sampai badan normal kembali dan latihan kembali. Lama latihan 30 menit sampai 90 menit, istirahatlah sebentar setiap 15-20 menit latihan atau tergantung stamina, banyak minum mengingat latihan sepeda banyak mengeluarkan keringat bagi pemula.

One response »

  1. Ping-balik: Beberapa Tip untuk Menjadi Goweser yang OK | magenta's story

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s