SMS Penawaran Senjata Api dan Amunisi

Standar

senjata api

gambar dari http://www.beritaempat.com

 

Saya pernah mendapat SMS ini pada tanggal 26 April 2013, sms nya seperti ini:

Info!!…khusus u/ Anda dijual senjata api lengkap dngn amunisi untuk info kunjungi situs kami di http://www.8gudangsenjata.com (Tidak minat abaikan pesan ini), Tks. (no pengirim 081998007109)

Membaca sms ini saya kaget sedetik (saja) lantas tahu kalau ini sms gak penting alias nipu.

Hari ini, ketika mau menghapus sms lama, sms tentang senjata api ini muncul kembali dan iseng-iseng saya google tentang gudang senjata. Ternyata Aparat Resmob Polda Metro Jaya meringkus enam tersangka penipuan penjualan senjata melalui internet, di laman gudangsenjata.com.

Berita tersebut ada di portalkriminal.com yang mengatakan kalau penangkapan tersebut berdasarkan laporan warga dan penelusuran polisi akhirnya tertangkaplah komplotan tersebut, berita ini tertanggal 15 Februari 2013.

Artinya komplotan penipu ini sudah tertangkap, harusnya sudah tidak ada sms lagi mengenai penjualan senjata. Ternyata tidak!! Pesan yang saya terima adalah bulan April berarti ada komplotan penipu lain yang meneruskan, karena tidak semua orang suka baca berita atau googling untuk cari-cari info, jadi bisa meneruskan penipuan seperti minta pulsa, transfer uang, dll.

Setelah saya menuju ke situs 8gudangsenjata.com, ada beberapa pernyataan yang membuat saya tersenyum geli membacanya, contohnya:
  • Tidak melayani pembelian langsung, karena barang tersebut ilegal dan untuk menghindari jebakan aparat keamanan
  • Jaminan barang akan diterima sesuai jadwal Bukan merupakan bisnis sekali pesan, karena kalau peluru habis tentu akan pesan lagi
  • Kerahasiaan pelanggan terjamin, paket yang dikirim tidak mengindikasi kalau isinya senjata api
  • Paket dibungkus dengan aluminium foil untuk mengecoh deteksi mesin x-ray, dimasukan kedalam box kayu sehingga tetap terdeteksi kalau dalam box ada barang tapi tidak jelas isinya
  • Untuk lebih meyakinkan lagi akan ditambah label spare part dari salah satu produsen motor di Indonesia, supaya yakin paket adalah spare part motor
  • Barang ilegal otomatis tidak ada surat ijin

Pernyataan tentang Ijin Kepemilikan Senjata Api pada situs 8gudangsenjata.com

“Saat ini Polri tidak lagi mengeluarkan ijin kepemilikan senjata api yang baru bagi sipil (tempo.co 25 Agustus 2010). Karena itu kami hanya bisa membantu untuk perpanjangan serta perubahan nomor seri unit pada buku pas (khusus member). Dan mohon berhati-hati jika ada oknumt yang menawarkan unit dengan ijin baru dari Polri, BIN atau Perbakin”

Terus terang ini adalah situs penjualan barang online yang paling aneh yang saya temui. Jual barang ilegal di internet, tidak mau jual langsung dengan alasan takut dijebak polisi, bahkan memberitahu tahu cara pengirimannya dengan bungkusan aluminium foil, dll untuk menghindari deteksi. Tapi semua ini dinyatakan terbuka di situsnya yang notabene bisa dibaca sejuta umat termasuk aparat keamanan.

Paket senjata api ini tidak murah, paket pistol (1 unit pistol, 2 magasin isi penuh, cd manual cleaning kit, 1 riffle bag, 50 butir amunisi) mulai dari Rp. 3 juta. Sedangkan paket laras panjang (1 unit senjata, 2 magasin isi penuh, cd manual cleaning kit, 1 riffle bag, 250 butir amunisi) mulai dari harga Rp. 12.5 juta.

Beli barang tidak murah dan ilegal serta berbahaya adalah resiko yang sangat-sangat tinggi kalau dibeli lewat online, apalagi harus kirim uang dulu, terus harap-harap cemas menunggu barang datang antara 5-10 hari. Setelah sepuluh hari barang tak kunjung datang tidak ada kontak nomor telpon yang bisa dihubungi selain alamat email. Berharap tidak ada yang tertipu untuk beli senjata api lewat online, walaupun kenyataannya untuk memiliki senjata api resmi saja sudah tidak bisa.

Sudah pernah dimuat di Kompasiana

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s