Muesli vs Granola

Standar

granola.jpg

Apa sih Granola itu? Granola bars?  Sekarang ini banyak variasi makan pagi selain roti, bubur, nasi goreng ada yang lagi trend yaitu muesli dan granola. Sudah beberapa tahun belakangan ini museli dan granola menjadi pilihan untuk makan pagi ala sehat dan (katanya) rendah kalori tapi mengenyangkan.

Sudah ada tulisan tentang sarapan pagi dengan muesli, sekarang dengan granola atau granola bars. Pernah tahu soyjoy? Itu adalah sejenis granola bars. Lantas apa bedanya dengan muesli?

Muesli adalah terdiri dari raw rolled oatmeal beserta bahan-bahan lain seperti grains, nuts, seeds dan fruits,  kemudian direndam semalaman dengan susu atau yogurt dan disimpan di lemari pendingin. Sedangkan granola juga sama seperti muesli ditambah dengan minyak dan pemanis (sirup atau madu) kemudian dipanggang sehingga “crispy dan crunchy”.

granola bali.jpg

Granola buatan Bali-Indonesia, sudah ada di supermarket di kota-kota besar

Biasanya granola dibuat untuk beberapa hari, yaitu campuran muesli ditambah dengan minyak zaitun, sirup manis atau madu, lalu diaduk merata. Kemudian taruh di tempat loyang yang sebelumnya dilapisi dengan kertas roti agar tidak lengket. Lalu campuran muesli itu di tempatkan secara merata kemudian panggang sampai kecoklatan sehingga renyah. Simpan dalam toples dan bisa dimakan untuk sarapan dengan dicampur susu, yogurt cair atau kental, ditambah dengan potongan buah sesuai selera.

Apabila ingin berbentuk batangan seperti soyjoy, adonan muesli ditaruh di loyang padatkan adonan muesli dalam bentuk melebar pipih dengan ketebalan kurang lebih 1.5 cm dan panggang, setelah kering dinginkan dan bisa dipotong-potong jangan terlalu kecil dan simpan dalam toples. Bisa dimakan begitu saja seperti snack atau dicelupkan/dicampur dengan susu atau yogurt sesuai selera.

Ini ada contoh resep membuat granola bars dari blog seseorang dan sudah di try out oleh seseorang juga, jadi saya copas saja.

granola bars.jpg

granola bars by Jenn Segal

Bahan-bahan:
5 sdm quickcook oatmeal
3 aneka kacang-kacangan (masing-masing aku pakai 4 sdm, dipotong kecil-kecil)
3 sdm kismis, buah kering (dipotong kecil-kecil)
3 sdm minyak sayur (bisa diganti dengan butter yang sudah dilelehkan)
150 ml madu
 2 sdm gula
½ sdt garam
½ sdt vanilla extract
1 sdm air masak
 
Cara membuat:
1. Campurkan oatmeal, kacang-kacangan dan kismis pada suatu wadah. Sisihkan.
2. Di wadah terpisah campurkan madu, minyak sayur, air masak, gula, garam dan villa extract, aduk hingga merata.
3. Campurkan campuran madu ke dalam campuran oatmeal. Aduk dengan menggunakan spatula hingga merata. Sisihkan.
4. Letakkan kertas roti pada dasar loyang, olesi mentega di atasnya.
5. Masukkan adonan ke dalam loyang, ratakan dan padatkan dengan menekan-nekan bagian atasnya dengan menggunakan pantat sendok.
6. Panaskan oven dengan suhu 180 derajat celcius. Panggang adonan selama +/- 25 menit. Angkat, dinginkan sebentar.
7. Simpan di kulkas selama minimal 2 jam, lebih bagus lagi jika disimpan semalaman. Keluarkan, dan potong-potong dengan perlahan.

 

Selamat mencoba….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s